You are here Home

Transmigrasi Di PBB Tunggu Penetapan Tapal Batas

E-mail Print PDF

SINGKIL (Waspada) :  Rencana pembukaan transmigrasi di Kecamatan Pulau Banyak Barat Kabupaten Aceh Singkil masih menunggu proses, pasalnya lahan Pemukiman baru yang dibuka untuk 500 KK itu merupakan  Hutan Konservasi (Taman Wisata Alam) . Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Aceh Singkil Momod Suhara yang ditemui Waspada Kamis (4/10) di Singkil mengatakan  terus berupaya menentukan tapal batas Pemukiman yang akan dibuka sebagai lokasi transmigrasi  “ dalam penyusunan tata ruang kita sudah usulkan agar lokasi tersebut tidak masuk dalam TWA “ ujarnya
Menurut Momod rencana lokasi yang dibuka untuk Pemukiman transmigrasi di Kecamatan Pulau Banyak Barat seluas 260 Hektar , namun dalam penyusunan tata ruang sudah diusulkan menjadi 4000 Hektar ,Namun begitu diharapkan lokasi ini tidak masuk hutan konservasi sehingga perlu penetapan tapal batas yang jelas. Sebutnya.
Sebelumnya Camat PBB M.Hasbi telah mengusulkan Pembukaan Transmigrasi Kepada Bupati Aceh Singkil melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi  sejak tahun 2010 yang lalu namun hingga saat ini belum terealisasi
Sementara itu Masyarakat di Kecamatan Pulau Banyak Barat meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil untuk mengusulkan perubahan status kawasaan di Kecamatan Pulau Banyak Barat yang diduga masuk dalam kawasan Taman Wisata Alam menjadi HPL ( Hutan Penggunan Lain )
Hal ini guna mempercepat rencana pembukaan pemukiman baru untuk transmigrasi di Kecamatan terluar di Kabupaten Aceh Singkil itu (cdin)

Joomlart