You are here Home

Kepala Kampong Jangan Jadi “ Mafia” Tanah

E-mail Print PDF

SINGKIL (Waspada) : Bupati Aceh Singkil H.Safriadi mengingatkan seluruh Kepala Kampong dijajarannya untuk tidak menjadi Mafia Tanah dengan mengeluaran SKT sehingga menimbulkan konflik dimasyarakat .
Hal itu dikatakannya saat melantik dan mengambil sumpah Imeum Mukim Pasar Singkil Sahbuddin. MY dan 17 Kepala Kampong dalam lima Kecamatan di Aceh Singkil yang berlangsung Selasa (30/10) di gedung serba guna Ainal Basri Pulau Sarok Singkil .
Ditambahkan Safriadi bahwa permasalahan yang terjadi di Kampong saat ini semakin komplek untuk segara dibenahi mulai dari sengketa lahan hingga persoalan tapal batas , dan untuk penyelesaianya dibutuhkan Sumber daya manusia yang potensi dan berwawasan.
Untuk itu peran kepala Kampong sangat dibutuhkan dan harus mampu memberikan informasi yang benar kepada masyarakatnya dan tidak sebaliknya sehingga dapat menambah permasalahan baru di Desa . Ujarnya.
Disisi lain Kata Bupati sesuai dengan aturan dan kewenangan yang berhak  mengeluarkan Surat Izin Menggarap Tanah (SIMT) adalah Bupati” jadi jangan ada lagi Kepala Kampong yang berani mengeluarkan SKT yang berdampak terhadap tumpang tindih kepemilikan Hak Warga “ Katanya menambahkan
Begitu juga dengan tugas Pemerintahan di Desa , Kepala Kampong jangan sembarangan menanda tangani surat tanpa mempelajarinya terlebih dahulu dan terus mengaktifkan kantor yang sudah dibangun oleh Pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Acara pelantikan Imeum Mukim dan Kepala Kampong dihadiri oleh Unsur Muspida serta Kepala SKPK dan Camat dalam Kabupaten Aceh Singkil yang ditandai dengan penyematan tanda Pangkat dan Jabatan kepada Imeum Mukim dan Kepala Kampong yang dilantik . (cdin)

Joomlart