You are here Home

Kutaraja Juara LFA

E-mail Print PDF
BANDA ACEH - Kutaraja FC Banda Aceh berhasil menjadi juara Liga Futsal Aceh (LFA) Tahun 2016 usai mengalahkan Nagapala FC Tapaktuan, Aceh Selatan dengan skor 6-3, pada partai final di GOR KONI Aceh, Jumat (30/9) malam. Hasil ini mengantarkan tim besutan T Subhan itu lolos ke Liga Futsal Nasional (LFN).
Usai partai pamungkas, kompetisi yang digelar Asosiasi Futsal Aceh (AFA) dan diikuti 11 klub dari seantero Tanah Rencong tersebut ditutup secara resmi oleh Sekum Asprov PSSI Aceh, Khaidir TM dan Ketua Komisi D DPRK Kota, Farid Nyak Umar .
Laga final itu betul-betul menyuguhkan hiburan bermutu bagi ribuan penonton yang memadati GOR KONI. Aksi-aksi olah bola yang dipertontonkan pemain dari kedua kubu mampu menghipnotis para suporter. Tak heran, sorak sorai penonton selalu membahana begitu trik pemain berhasil memperdayai lawan.
Pada menit-menit awal, laga kedua tim cukup berimbang. Imbasnya, kedua tim kesulitan membobol gawang lawan pada duel yang dipimpin duet wasit Muzakkir dan Safrizal Obama tersebut. Tapi, Kutaraja yang diperkuat jebolan Pra-PON semisal Noval Efendi plus Arief Setiawan dan Adnan Muharram cs, mulai bisa mengendalikan permainan. Hasilnya, pasukan Ridwan Salam ini unggul cepat via gol cantik Arief Setiawan di menit ke-4.
Selepas kebobolan, Nagapala meningkatkan tensi permainan. Mengandalkan kolektivitas, tim asuhan Abul Fairuz mencoba menyerbu pertahanan Kutaraja. Namun, serangan Nagapala mampu diredam anak-anak Banda Aceh. Meski begitu, satu kemelut di mulut gawang Kutaraja mengakibatkan gol bunuh diri Amirul Azhar sehingga mengubah skor menjadi 1-1 di menit ke-8.
Beberapa detik paska marka imbang, insiden terjadi antara Arief Setiawan dan Akbar dari Nagapala. Karena prilaku kedua pemain ini dianggap tak sportif, wasit Muzakkir mengambil tindakan tegas dengan mengibas kartu merah bagi keduanya.
Ironisnya, setelah Akbar diusir, Nagapala justru kebobolan lewat gol Adnan Muharram di menit ke-9. Gol indah Noval Efendi pada menit ke-18 menutup babak pertama dengan skor 3-1 untuk keunggulan Kutaraja.
Memasuki babak kedua, performa Nagapala menurun. Tak tampak lagi pressure ketat Anugerah Dermawan dkk terhadap pemain Kutaraja seperti di babak pertama. Momentum ini dimanfaatkan secara optimal oleh pasukan Ridwan Salam. Alhasil, tim besutan T Subhan itu pun leading jauh 6-1 berkat sumbangan gol Adnan Muharram di menit ke-23 dan 32 untuk lengkapi hetriknya, serta gol kedua Noval Efendi pada menit ke-33.
Merasa sudah di atas angin, Kutaraja sedikit menurunkan tempo. Mereka juga merotasi pemainnya dengan memasukkan lini kedua, termasuk kiper. Tapi, perubahan drastis tersebut melahirkan petaka. Sebab, di tujuh menit waktu tersisa, Nagapala bangkit mengejar ketinggalan. Dalam tempo dua menit, mereka mampu mencetak dua gol yang diborong Anugerah Dermawan pada menit ke-37 dan 39. Hanya saja, ambisi mereka menyamakan angka terhenti begitu wasit Abdullah sebagai time keeper meniup pluit panjang.
Ketua Asosiasi Futsal Aceh (AFA), Bardan Sahidi memberikan apresiasi tinggi terhadap 11 tim peserta yang telah menyukseskan Liga Futsal Aceh (LFA) Tahun 2016. Menurutnya, partisipasi aktif para klub tersebut menjadi modal berharga dalam mengembangkan sepakbola indoor tersebut lebih profesional di Aceh.
“Jika selama ini, futsal lebih sebagai olahraga hiburan daripada prestasi, maka melalui LFA ini kita ingin mengembangkan futsal menjadi olahraga prestasi dan profesional,” jelas Bardan yang didampingi Ketua Panitia Reza Kamilin.
Dia juga mengaku bangga karena perhelatan kompetisi futsal resmi tersebut berjalan sukses tanpa ada insiden yang berarti. “Kecuali kasus pemain Broke Month yang cedera pelipis kiri, Alhamdulillah pelaksanaan LFA pertama ini cukup lancar dan aman. Terima kasih tak terhingga terhadap semua klub, tim medis, petugas keamanan, dan yang terkhusus untuk panitia yang selama enam hari telah bekerja all-out,” pungkasnya.(aceh.tribunnews.com-pon)
Joomlart