Nelayan Aceh Singkil Dapat Modal Usaha Dari PT Growpal

Selasa, 08 Mei 2018 Umum

Oleh redaksi

DIKUTIF DISKOMINFO DARI ACEHTREND.CO, SINGKIL —PT Growpal sebuah perusahaan yang bergerak di bidang investasi perikanan, Selasa (9/5/2018), menandatangani perjanjian kerjasama (MoU) dengan nelayan Aceh Singkil di Oprom kantor bupati setempat.

Penandatanganan MoU kepada tujuh orang pembudidaya ikan jenis kerapu, kakap putih, dan gurami itu, sebagai bukti akan diberikan modal usaha dari beberapa investor yang berada di bawah naungan PT Growpal.

Kepala Dinas Perikanann Aceh Singkil Ir H Ismed Taufiq mengatakan, penandatangan MoU ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan PT Growpal dengan pihaknya beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah, hari ini pihak PT Growpal dengan pembudidaya ikan Aceh Singkil telah menandatangani perjanjian kerjasama sebagai bukti pembudidaya akan diberikan modal usaha,” ucap Ismed Taufiq.

Mudah-mudahan kerjasama itu, tambah Taufiq, berlangsung baik dan saling menguntungkan.

Taufiq menerangkan, untuk mendapatkan pendanaan modal usaha dari PT Growpal, pembudidaya harus melewati proses uji tuntas dan uji kelayakan dari tim internal PT Growpal.

Setelah dilakukan pengujian, untuk tahap awal, PT Growpal akan mendanai enam pembudidaya dari Pulau Banyak dan satu orang dari Singkil.

Penandatangani MoU itu, selain dihadiri pihak PT Growpal, pembudidaya ikan, Kepala Dinas Perikanan dan staf.

Dihadiri pula, dari perwakilan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonsia dan Wakil Bupati Aceh Singkil H Sazali S Sos.

Dalam arahannya, wakil bupati minta, agar kerja sama ini saling menguntungkan, penuh kejujuran, dan tidak melanggar ketentuan atau regulasi yang ada.

Aceh Singkil, kata Sazali, memiliki potensi perikanan yang luar biasa. Namun potensi ini, belum dikelola secara serius karena terkendala minimnya modal usaha.

Sekarang PT Growpal, tambah sazali, telah menjembatani pembudidaya ikan dengan pemilik modal. Dan modal itu pun dalam waktu dekat akan masuk ke rekening pembudidaya.

Oleh sebab itu, kepada nelayan yang mendapat modal bekerjalah dengan sungguh-sungguh dan penuh semangat.

Jika kerja sama ini berhasil dan berjalan lancar serta berkesinambungan, wakil bupati yakin, kesejahteraan nelayan akan terangkat.

“Akhirnya, Aceh Singkil sedikit demi sedikit terbebas dari jerat kemiskinan,” tutur H Sazali.

Sementara itu Paundra Noorbaskoro Co Founder PT Growpal mengatakan, pihaknya bukan saja menjembatani para pembudidaya dengan pemilik modal.

Tetapi juga, melakukan pendampingan secara teknis dan pemasaran.

Karena modal usaha itu, tidak diberikan secara cuma-cuma. Melainkan, sebagai investasi bisnis murni.

“Mekanisme dan cara penggunaan modal termasuk sistem bagi hasilnya telah diatur dalam MoU,” ulas Paundra.

Sehingga pembudidaya nanti, kata Paundra, bisa mengembangkan usahanya secara mandiri.

“Investasi ini, hanya sebagai pemantik saja,” pungkas Paundra []

sumber:

https://www.acehtrend.co/nelayan-aceh-singkil-dapat-modal-usaha-dari-pt-growpal/