Paguyuban Aceh Singkil di Banda Aceh Gelar Pentas Seni

Kamis, 10 Mei 2018 Umum

Oleh admiin

DIKUTIF DISKOMINFO DARI ACEHTREND.CO, Banda Aceh | Himpunan Mahasiswa Pelajar Aceh Singkil (Hipmasil), menggelar Art and Culture Performance bertajuk ‘Semangat Berkarya dan Berbudaya’ di Aula KNPI Aceh, Lamprit, Banda Aceh, Rabu malam (9/5/2018).

Menurut laporan Muhammad Hadi Akbar kepada AceHTrend, pagelaran seni ini dilaksanakan dalam rangka memeringati Hari Jadi ke-19 Kabupaten Aceh Singkil.

Pegelaran seni-budaya itu, kata Hadi Akbar, diikuti seluruh pelajar dan mahasiswa yang berhimpun dalam paguyuban Hipmasil.

“Yang hadir hampir seluruh mahasiswa dan pelajar. Termasuk sesepuh dan para tokoh Aceh Singkil yang berdomisili di Banda Aceh dan sekitarnya,” ungkap Hadi Akbar.

Tujuan pentas seni itu, tambah Hadi Akbar, untuk lebih mengenalkan budaya Aceh Singkil kepada publik.

Di samping itu juga, sebagai ajang silaturrahmi antar mahasiswa Aceh Singkil yang ada di Banda Aceh.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana ACP Wawan Setiawan mengatakan, acara itu merupakan wahana unjuk kreatifitas.

Para mahasiswa dan pelajar banyak yang punya bakat menari, menyanyi, baca puisi, teater dan sebagainnya. Tapi mereka jarang tampil.

“Nah melalui acara ini, bakat mereka bisa tersalurkan, terasah, dan dikembangkan,” papar Wawan Setiawan.

Adapun seni yang ditampilkan, yaitu Pembacaan puisi, tari-tarian, akuistik, dan perkusi.

“Semuanya penampilan malam itu, bernuansa dan berlatarbelakang seni-budaya Aceh Singkil,” pungkas Wawan.

Sesepuh Aceh Singkil, Syamsul Bahri, SH memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan ini.

“Budaya dan potensi yang Aceh Singkil harus diangkat. Untuk mengangkatnya, peran Hipmasil dan para pemuda sangat penting dan strategis,” tutur Syamsul Bahri.

Pada malam pegelaran seni-budaya itu, dua judul puisi gubahan Sadri Ondang Jaya, sempat menguncang panggung dan membius para penonton.

Puisi tersebut adalah “Gosong Telaga” yang dibacakan Oleh Mita dan “Dari Singkil Untuk Darussalam” dibacakan Wali Fansuri yang berasal dari Ikatan Masyarakat Perantauan Gosong Telaga (IMPGT).

Selesai pembacaan dua puisi tadi, aplus dari penonton luar biasa. Suara tepuk tangan penonton membahana.[]

 

sumber:

https://www.acehtrend.co/paguyuban-aceh-singkil-di-banda-aceh-gelar-pentas-seni/