Kafilah Danau Paris Juara Lomba Baca Kitab Kuning

Jumat, 11 Mei 2018 Pendidikan & Pelatihan

Oleh redaksi

BANDA ACEH - Kafilah Putra Danau Paris tampil sebagai juara umum Lomba Baca Kitab Kuning atau Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) di Dayah Perbatasan Safinatussalamah, Desa Biskang, Kecamatan Danau Paris, Aceh Singkil. Sementara juara kedua dan ketiga pada lomba antarkafilah itu masing-masing diraih Kafilah Putri Singkil dan Kafilah Putra Simpang Kanan.

MQK yang berlangsung pada 5-9 Mei 2018 diikuti seluruh santri dayah tersebut. Peserta dibagi dalam sepuluh kafilah (lima putra dan lima putri) berdasarkan daerah atau kecamatan asal yaitu Kafilah Singkil, Simpang Kanan, Gunung Meriah, Suro, dan Kafilah Danau Paris.

Adapun cabang yang diperlombakan yaitu Qiraatil Kutub Tingkat Aliyah, Qiraatil Kutub Tingkat Tsanawiyah, Fahmil Kutub, Tahfiz Jurumiyah, Tilawatil Quran, Tahfizul Quran, Kaligrafi, dan Pidato tiga bahasa.

Hadiah kepada juara diserahkan Kadis Pendidikan Dayah Aceh, H Usamah El-Madny SAg MM, yang diwakili Kepala UPTD Islamic Center, Drs Muhammad Nasir, saat penutupan acara tersebut, Rabu (9/5).

Muhammad Nasir yang membacakan sambutan tertulis Kadis Pendidikan Dayah Aceh saat menutup kegiatan tahunan di dayah itu mengatakan, sebagai lembaga pendidikan Islam tertua di Aceh, dayah merupakan tempat mempelajari ilmu-ilmu agama Islam yang bersumber pada kitab-kitab kuning (kutub at-turats).

Menurutnya, penggunaan kitab kuning untuk mempelajari ilmu agama Islam adalah ciri khas lembaga pendidikan dayah.

Untuk itu, lanjut Nasir, Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) sebagai kegiatan ekstrakutikuler santri seperti yang dilaksanakan Dayah Perbatasan Safinatussalamah, ini merupakan program yang sangat tepat.

“Kita beri apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Dayah Perbatasan Safinatussalamah Aceh Singkil karena setiap tahun rutin mengadakan lomba baca kitab kuning. Salah satu tujuan MQK yang sangat mendukung perkembangan dayah itu sendiri adalah mendorong dan meningkatkan kemampuan serta kecintaan santri mempelajari ilmu-ilmu agama Islam pada kitab kuning,” ungkap Muhammad Nasir seperti disampaikan kembali kepada Serambi, Kamis (10/5).

Ditambahkan, Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) juga sudah menjadi kegiatan tingkat Nasional yang dilaksanakan Kementerian Agama RI sejak tahun 2004 di Pondok Pesantren Al-Falah Bandung, Jawa Barat. “Bahkan, pada MQK Keenam di Jepara, Jawa Tengah, tahun 2017, seorang santri Dayah Perbatasan Safinatussalamah Aceh Singkil terpilih sebagai anggota Kafilah Aceh,” pungkas Muhammad Nasir.(jal)

 Sumber:

http://aceh.tribunnews.com/2018/05/11/kafilah-danau-paris-juara-lomba-baca-kitab-kuning