Gunakan Pupuk Alami, Petani di Aceh Singkil Panen Belasan Ton Jagung

PERTANIAN

Sabtu, 29 Juni 2019

SINGKIL - Kelompok Tani Surya Holtikultura di Desa Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil mengembangkan tanaman palawija, menggunakan pupuk alami.

Seperti jagung, bawang merah, semangka, cabai dan buah naga secara tumpang sari.

Khusus jagung walau menggunakan pupuk non kimia hasil panen mencapai 12 sampai 17 ton per tahun.


"Pupuk alami, menggunakan solid dari pabrik PT Socfindo dan berhasil. Kalau pupuk kimia mahal," ujar Ketua Kelompok Tani Surya Holtikultura Rasidin Combih, di sela-sela panen jagung dan semangka, Jumat (28/6/2019).

Bupati Aceh Singkil Dulmusrid bersama Kadis Pertanian Holtikultura Syahbuddin, Kepala BPBD Aceh Singkil Mohd Ichsan, mewakili Dandim, mewakili Kapolres, Camat setempat serta anggota kelompok tani ikut melakukan panen raya.

Selain panen pejabat Aceh Singkil, juga melakukan penanaman jagung di lahan kosong yang lokasinya berdekatan.

"Keberhasilan ini, saya harao bisa ditiru petani lain," kata Bupati.

Sebelunya Kelompok Tani Surya Hortikultura, sukses melakukan uji coba menanam bawang merah di Aceh Singkil.

Menurut petani bawang merah cocok ditanam di Aceh Singkil, saat musim kemarau.(Diskominfo)

 

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Gunakan Pupuk Alami, Petani di Aceh Singkil Panen Belasan Ton Jagung, https://aceh.tribunnews.com/2019/06/28/gunakan-pupuk-alami-petani-di-aceh-singkil-panen-belasan-ton-jagung.