You are here Potensi Transportasi

Transportasi

E-mail Print PDF
Perhubungan memiliki peranan dan dampak yang sangat besar terhadap kelancaran pem-bangunan suatu daerah. Akses yang mudah, cepat, dan murah akan memperlancar perputaran roda perekonomian. Jalan sebagai sarana penunjang transportasi memiliki peran penting khususnya untuk transportasi darat. Berdasarkan status pengelolaannya, prasarana jalan raya dibedakan atas Jalan Negara, Jalan Provinsi dan Jalan Kabupaten. Pada tahun 2011, jalan negara di Kabupaten Aceh Singkil memiliki panjang 47 Km, jalan provinsi mempunyai panjang 76,60 Km, dan jalan Kabupaten memiliki panjang 426,95 Km.
Menurut jenis permukaan jalan, sepanjang 102,79 Km ruas jalan kabupaten sudah diaspal, sedangkan sepanjang 324,16 Km sisanya masih kerikil. Ini berarti baru sebagian kecil saja jalan kabupaten yang sudah diaspal, yaitu sebesar 24,07% dari panjang seluruh jalan kabupaten. Jika dilihat menurut kondisi jalan, ruas jalan kabupaten yaitu sepanjang 102,79 Km (24,07%) dalam kondisi baik, sementara 31,58 Km (7,40%) ruas jalan dalam kondisi sedang, sedangkan 100,17 Km (23,46%) ruas jalan kabupaten berada dalam kondisi rusak, dan 192,41 Km (45,07%) sisa ruas jalan kabupaten dalam kondisi rusak berat. Transportasi sungai di Kabupaten Aceh Singkil berpotensi untuk dikembangkan bagi masyarakat yang bermukim di sepanjang daerah aliran sungai. Saat ini transportasi sungai menggunakan perahu bermotor yang populer dengan sebutan ”Robin”.
Di Kabupaten Aceh Singkil terdapat dua buah pelabuhan untuk transportasi laut, yaitu satu buah pelabuhan di Desa Pulo Sarok Kecamatan Singkil dan satu buah pelabuhan di Pulau Banyak. Pelabuhan di Pulo Sarok dan Pulau Banyak juga digunakan sebagai dermaga untuk angkutan penyeberangan yang dikelola oleh PT. ASDP. Rute yang dilayani oleh ferry adalah Kota Singkil – Pulau Banyak – Simeulue – Gunung Sitoli. Rute penyeberangan ini sangat strategis karena jaraknya yang lebih pendek dibandingkan kalau melewati pelabuhan lainnya di Aceh Selatan dan Aceh Barat, yaitu apabila penduduk Simeuleu akan melakukan perjalanan ke Provinsi Sumatera Utara.
Selain transportasi darat dan air, transportasi udara juga memiliki andil dalam memperlancar kegiatan perekonomian. Di kabupaten ini juga terdapat bandara untuk transportasi udara yag bernama Bandara Syech Hamzah Fansuri Kabupaten Aceh Singkil. Saat ini pelabuhan udara ini yang berlokasi di Kecamatan Singkil Utara sudah mulai dioperasikan setelah diresmikan oleh Bapak Wakil Gubernur Provinsi NAD pada tanggal 27 April 2008.
Joomlart